Apalah Arti Sebuah Nama…..

Saya ingat sekali waktu jaman smp kelas satu, seorang guru agama islam bingung setengah mati karena salah dua orang siswa yang ikutan pelajarannya bernama Teddy Kristian dan Yuyun Cristiani. Kok agamanya gak sesuai namanya ya….mungkin begitu pikir bapak guru. Tapi beliau hanya berkomentar,”yah….gak papa…yang penting namanya bukan Bambang tapi perempuan, dan Maya tapi laki-laki”
duerrr….pasti bapak guru agama ini akan lebih bingung lagi kalo bertemu suami saya yang laki-laki tulen tapi bernama Maya. Hehehe. Konon nama ini diberikan oleh eyang buyut suami saya yang mendapat inspirasi dari seorang pangeran yang bernama wresmaya. Kurang tahu juga pangeran dari mana, yang jelas sang eyang buyut tetep kekeuh namanya cicitnya yang laki-laki ini harus Maya.

Karena tidak umum untuk laki- laki bernama Maya, pastinya dari kecil hingga sekarang namanya mengundang berbagai masalah. Selain jadi bahan lelucon teman-teman satu sekolah, dari kecil pastinya bapak dan ibu guru di sekolah dengan pedenya akan membetulkan keterangan jenis kelamin suami saya di absen dengan huruf P alias perempuan, setelah bertemu dengen empunya yang punya nama barulah mereka percaya kalau maya yang satu ini laki-laki.

Sampai sekarang setiap belanja dengan kartu kredit atau kartu debit, mbak-mbak di kasir seringnya gak percaya kalau pemilik kartu itu suami saya. Termasuk pak polisi yang bikin SIM, percaya gak percaya akhirnya nama suami saya jadi Haya…..hadooh pak polisi…..
Begitu pula dengan petugas bank, pernah sampai tidak diperbolehkan ngeprint buku tabungan karena tellernya gak percaya kalo suami saya pemilik buku tabungan tersebut.

Dahulu waktu remaja, sempet kepikiran untuk ganti nama, tapi selain gak enak sama sang pemberi namanya, karena sejak kecil di panggil Maya, kok rasanya kurang pas kalo namanya bukan maya. Hasilnya sampai sekarang suami saya tetap di panggil Maya. Untuk yang baru pertama kali ketemu suami saya, pasti akan mengernyitkan dahi atau meminta suami saya mengulang namanya karena gak yakin, Maya kok laki-laki.

Sewaktu mulai bekerja, nama suami saya sempat menjadi gosip hangat ibu-ibu yang suaminya satu departemen dengan suami saya. Kebetulan suami saya bekerja di bidang yang sangat jarang di tempati oleh perempuan, jadi ketika bapak-bapak di kantor bercerita kepada istri masing-masing bahwa di kantor ada engineer baru bernama Maya dan orangnya cakep, hebohlah ibu-ibu. Mereka merasa was was jika ada pengawai wanita, hehehe….mereka bisa bernapas lega setelah mengetahui bahwa maya ini tidak cantik, tapi cakep karena laki-laki.

Efek samping nama yang unik ini pun berimbas pada saya sebagai istrinya. Karena nama saya panjang dan sulit dieja akibatnya saya lebih terkenal dengan sebutan bu Maya dari pada nama saya sendiri. Yang lebih parah,karena profesi saya sebagai seorang dokter gigi, mau tidak mau saya jadi lebih dikenal sebagai dokter Maya. Ketika awal-awal bekerja, sering kali pihak rumah sakit dibingungkan oleh pasien yang mengirim undangan nikahan kepada saya dengan nama drg. Maya. heheheh….karena disini gak ada tuh drg Maya, hehehe…adanya bu Maya.

Agar tidak terus terusan dikira perempuan,suami saya berinisiatif menyingkat namanya sehingga menjadi M.Kusmaya…..sehingga terdengar lebih lelaki. Akibatnya sekarang banyak yang mengira kepanjangan dari singkatan M adalah Muhammad. Padahal sebenarnya M untuk Maya.

Moral dari kejadian ini adalah kami sepakat untuk tidak memberikan kewenangan menamakan anak kami kepada kakek, nenek, uyut, pakde, bude atau orang lain yang dituakan, selain takut namanya jadi jadul, suami saya trauma dengan namanya sendiri yang ajaib. Hehehe…..

Jadi kalo opa William Shakespeare bertanya ‘Apalah arti sebuah nama’. Buat saya…artinya dalem banget opa….ngefek kemana-mana deh..seumur hidup lagi..hehehe.

Tagged: , ,

6 thoughts on “Apalah Arti Sebuah Nama…..

  1. Vira Arman 4 Januari 2011 pukul 02:54 Reply

    waa… kocak banget mba..
    dlu waktu kenal Kang Maya..pertama aku juga agak-agak bingung heran hhihi..

    ditunggu postingan selanjutnya mbaa..🙂

    • verininta 8 Januari 2011 pukul 11:09 Reply

      terima kasih ya dek…cipika…cipikiiiii

  2. A-Fad 21 September 2011 pukul 12:08 Reply

    Haha,, saya & teman” juga sempat kecele dengan pak maya (maAf ya pak). Waktu itu saya & teman” masih mengikuti class room untuk pelajaran dasar dan waktu itu ada yang ngisi pelajaran namanya maya kusmaya,saya & teman” berpikir kalau yang ngisi pelajaran ini pasti cewek soalnya di liat dari namanya (saat itu satu kelas sudah pada heboh,makluk tidak ada ceweknya) dan ternyata pada waktu pelajaran,yang ngisi malah cowok (saya & teman” sempat bingung) apakah ada penggantian tentor.?!! dan tidak lama kemudian baru pak maya memperkenalkan diri. Dari saat itulah saya & teman” baru tau sebetulnya bahwa yang bernama maya kusmaya itu adalah dia sendiri dan tidak ada penggantian tentor.. Tapi yang saya kagum dengan pak maya adalah otaknya yang cerdas,sampai saya berharap one day kalau punya anak pingin pinter seperti pak maya… Aminn.. hehe,,, sukses selalu ya buat pak maya & keluarga.,-😀

    • verininta 25 September 2011 pukul 16:10 Reply

      Hehehe… Amin… Terima kasih atas commentnya ya pak… Salam dari kami sekeluarga…

  3. Briliantoko Bagus Wicaksono 15 Agustus 2012 pukul 13:04 Reply

    Kalau di Jawa, untuk nama pria, seperti itu biasa ditulis pakai huruf o. Jadi, bacanya menjadi Kusmoyo, ada juga Ismoyo, Wismoyo, Rusmoyo.🙂

  4. ardika 6 April 2013 pukul 16:33 Reply

    Kisahnya unik banget. Aku juga pengalaman mbak, nama lengkapku kan Yuli Ardika Prihatama, seringnya ada bapak2 yang manggil dengan sapaan mbak Yuli. …..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: